Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

Riset: Berbagai Manfaat Mendengarkan Musik

0 comments
Musik enggak cuma berpengaruh terhadap keadaan psikologis, tapi juga punya efek yang positif buat kesehatan. Johan dalam buku Psikologi Musik menyebutkan bahwa terapi musik adalah penggunaan musik sebagai alat terapi untuk memperbaiki, memelihara, dan meningkatkan keadaan mental, fisik dan emosi. Terapi musik juga cara yang mudah yang bermanfaat positif bagi tubuh, psikis, serta meningkatkan daya ingat dan hubungan sosial.

Beberapa manfaat terapi musik antara lain:
1. Meningkatkan kreatifitas.
2. Mengurangi kecemasan dan stress.
3. Meningkatkan intelegensi.
4. Mengubah mood menjadi lebih positif.
5. Meningkatkan konsentrasi.
6. Bikin rileks.
7. Mengatasi gangguan autis pada anak kecil.
8. Membuat emosi jadi lebih positif (senang/gembira).
9. Meningkatkan kemampuan bahasa.

Nah, manfaat musik di atas tidak dikarang dan didapatkan begitu saja, akan tetapi merupakan hasil penelitian dan pengamatan banyak ahli yang melakukan penelitian tentang efek-efek positif dari mendengarkan jenis-jenis musik tertentu. Di antaranya:
1. Jazz.
Penelitian oleh Blaum pada tahun 2003 mendapatkan hasil bahwa setelah para siswa mendengarkan musik jazz, mod mereka menjadi lebih enak, sehingga membantu para siswa untuk belajar. Hasil penelitian ini kemudian diterapkan oleh Norman L. Barber dan Jameson L. barber dengan memberikan CD Jazz for Success pada mahasiswa tingkat pertama Universitas Massachusetts. Mereka memberikan CD tersebut dengan tujuan agar mahasiswa tingkat satu dapat mengatasi emosi negatif (marah, cemas, depresi, takut) karena sulit menyesuaikan diri dengan dunia perkuliahan (Lihat “Kawanku”, edisi 40: 2006). Beberapa contoh musik jazz yang layak didengarkan (vatonie collection): Norah Jones, Natalie Cole, Nat King Cole, KLA Project (hue he he, nuekat dimasukkan ke jazz ndak pa pa kan?) dll.
2. Rock.
Nah, kalo yang ini gua banget… Siapa bilang bahwa suara musik rock yang bising itu nggak ada menfaatnya dan bikin kita nggak mikir? Penelitian yang dilakukan oleh Dr. Leigh Riby dan George Caldwell, Psikolog dari Glasgow Cladenian University membuktikan bahwa siswa yang mendengarkan musik rock hanya membutuhkan sedikit kerja otak untuk mengerjakan tugas dengan baik. Selain itu, musik rock dapat meningkatkan produtivitas ketika sedang bekerja (Lihat “Kawanku”, edisi 40: 2006). Beberapa contoh musik rock yang layak didengarkan (vatonie collection): Dream Theater, Rush, Hammerfall, Scorpion, SOAD, The Queen, dll).
3. Klasik.
Manfaat-manfaat musik klasik sudah banyak diketahui terutama Efek Mozart. Terlepas dari banyaknya pro dan kontra tentang Efek Mozart ini, beebrapa penelitian menunjukkan bahwa musik Mozart bermanfaat dalam bidang kesehatan. Samuel Halim dalam penelitiannya menemukan bahwa efek Mozart dapat membantu penyembuhan penyakit Alzheimer (Sakit yang biasa diderita oleh lanjut usia ditandai dengan susah berjalan, bicara, jarang bergaul). Penelitian lain yang dilakukan oleh Campbell menemukan bahwa musik klasik bisa membantu penyembuhan penyakit-penyakit, seperti stress, kanker, dyslexia, dan tekanan darah tinggi. Beberapa contoh musik klasik yang layak didengarkan (vatonie collection): The Ultimate Mozart Album, Maksim, The Most Relaxing Classical Album in The World Ever, dll.

Sumber: vatonie.wordpress.com

Read More »

Riset: Sepakbola Menurunkan Kadar Kolesterol

0 comments
Hasil riset yang terbaru dan teranyar menunjukkan, bermain sepak bola lebih baik pengaruhnya bagi kesehatan ketimbang olahraga lari atau angkat beban. Faktor intensitas dan variasi gerakan dalam sepak bola, seperti menendang, berlari, menggiring, dan berputar, membuat olahraga ini lebih unggul.

Riset juga menyatakan, sepak bola five-a-side (satu tim lima orang) seperti futsal lebih mendatangkan manfaat ketimbang permainan bola skala penuh. Dengan tim beranggotakan lima, para pemain dituntut bergerak lebih lincah.

Keunggulan sepak bola terungkap setelah Prof Peter Krustrup dan timnya dari Universitas Kopenhagen melakukan tinjauan riset dan melakukan studi tentang olahraga. Ia bilang, permainan stop-start alamiah dan berkelanjutan dalam sepak bola dapat membangun kebugaran jangka panjang selain juga efektif membakar lemak.

Dengan begitu, risiko seseorang mengidap penyakit jantung akan berkurang karena aktivitas ini membuat tekanan darah dan kolesterol menurun. Sepak bola juga cara yang baik untuk menurunkan berat badan, menurut laporan studi yang melibatkan 50 ilmuwan di tujuh negara itu.

"Sepak bola lebih baik ketimbang angkat berat dan sama baiknya—jika tidak lebih baik—ketimbang berlari oleh karena manfaatnya untuk jantung," ungkap Prof Krustrup.

Berdasarkan hasil riset, ia bahkan mengklaim sepak bola dapat direkomendasikan sebagai bagian dari terapi gangguan jantung seperti tekanan darah tinggi.

"Sepak bola lebih kuat pergaruhnya terhadap sejumlah faktor kardiovaskular seperti pengambilan oksigen, fungsi jantung, tensi darah, kolesterol, dan massa lemak, dibanding latihan beban dan berlari. Kurang gerak adalah faktor risiko penting bagi timbulnya penyakit jantung, tetapi suatu hal baru bahwa olahraga menyenangkan seperti sepak bola efektif mengobati tekanan darah tinggi," ujarnya.

Salah satu dari riset tersebut meneliti 47 pria pengidap tekanan darah tinggi yang diminta berolahraga selama satu jam sebanyak dua kali seminggu selama tiga bulan. Responden dibagi menjadi dua kelompok, yakni yang bermain bola dan berolahraga lari. Mereka yang bermain bola ternyata mengalami penurunan tensi rata-rata sebesar kelompok lari.

Dua kelompok ini pun mengalami jumlah penurunan berat yang sama, tetapi kelompok sepak bola mengalami penurunan kadar kolesterol. Studi lain menemukan bahwa sepak bola juga meningkatkan kepadatan tulang dua kali lebih besar ketimbang lari.

Riset ini sedianya akan dipublikasikan dalam Scandinavian Journal of Medicine and Science in Sports. Para peneliti berencana melakukan studi lanjutan apakah sepak bola lebih sehat ketimbang permainan bola lainnya, seperti bola basket atau voli.


Sumber: asdocfc.blogspot.com

Read More »

Riset: Kesuksesan Berkaitan dgn DNA

0 comments
Hasil riset baru-baru ini menyimpulkan ada keterkaitan antara kesuksesan dengan DNA. Artinya, sukses atau tidak sudah ada dalam 'cetak biru' saat menjadi manusia (bayi).
Peneliti dari Edinburgh University mengatakan, sifat-sifat ini mampu menciptakan perbedaan antara keberhasilan dan kegagalan. Hasil ini diketahui setelah melakukan penelitian pada orang kembar di mana hasilnya mengungkap, gen memang sangat berperan dalam gaya hidup dan kendali diri seperti dikutip DM.

Hasil riset menunjukkan, tekad, sosialisasi, kendali diri dan rasa punya tujuan ada di dalam gen manusia. Buktinya, DNA manusia memiliki peran besar dalam mempengaruhi sifat-sifat ini dibanding pengaruh dari luar.

“Sejak zaman Yunani kuno, orang berdebat soal sifat kehidupan yang baik dan sholeh. Ternyata, gen memiliki peran besar dalam mempengaruhi kesuksesan manusia,” kata profesor Timothy Bates dari universitas itu.


Namun Bates juga mengatakan, kunci terpenting adalah, tetap pada tujuan serta fokus untuk menciptakan perubahan. Artinya, kita jangan langsung putus asa atau menyerah melihat kesuksesan lebih menghampiri orang lain.


Bagaimanapun, Tuhan pasti menginginkan yang terbaik buat kita. Tetap saja berikhtiar dan usaha, kita pasti bisa menggapai apa yang kita inginkan asalkan punya niat dan tekad kuat. Ingat, kesuksesan tidak selalu diukur secara materi, kan?

Sumber:


Read More »

Cara Mengatasi Mimisan

0 comments
Beberapa anak mudah mimisan karena berbagai hal.Mimisan sebenarnya perlu juga diwaspadai karena bisa jadi korban mimisan bisa kehilangan darah.Dari yang kami baca,ternyata Mimisan yang juga memiliki nama lain yaitu epistaksis dan penyebab terjadinya mimisan yaitu karena pecahnya membran tipis yang membatasi bagian lubang hidung (nostril). Darah yang keluar dari hidung(mimisan) akan berhenti jika darah sudah menggumpal.


Read More »

Kopi Dapat Mencegah Banyak Penyakit Berbahaya

0 comments

Ini dia Kabar Gembira untuk semua penggemar kopi khususnya wilayah Asia Tenggara sebagai produsen dan konsumen kopi cukup luas. Mitos kopi menyebabkan penyakit telah runtuh. Hasil riset para pakar dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan hasil sebaliknya. Beberapa study mengklaim temuan di mana minum kopi dalam ukuran sedang (moderate, maks 4 gelas/hari) dapat mengurangi sakit kepala, melindungi penyakit diabetes, Alzheimer dan jantung. Juga menambah daya tahan atlit lari jarak jauh, bahkan menghilangkan stress bagi kaum wanita. Hanya ada sedikit pengecualian. Yang jelas kandungan kafein(caffeine) dalam secangkir kopi lebih banyak manfaat daripada mudharat bagi kebanyakan orang. Mari simak keterangan berikut ini dari Inggris. Hasil Study dan Riset para pakar dari berbagai bidang disiplin ilmu kesehatan baru dirilis kemarin 29 Maret 2011 oleh The Independent Inggris. Sambutan pembaca dan komentator di berita online dan di Facebook sangat meriah. Umumnya menyambut gembira. Hanya sedikit yang skeptis bahwa hasil riset ini dibiayai oleh produsen kopi.

Read More »